"Allah yang putih,Allah yang putih!"
ku petik-petik ranum tasbih
gelas hati melimpah,bersirap-sirap buih
bersimbah puja-puji yang gurih
"Kekasih yang jernih,Kekasihyang jernih!"
ini menggelepar tubuh tasbih
o....imanku yang dangkal ayo mendidih
serupa ismail tak gentar disembelih
"ai Allah yang permai,ai,aku yang lunglai!"
maka tasbih terus berjuntai-juntai
mengayun gemulai
hai,segala cinta-Nya nak digapai-gapai
"Engkaulah mah lihai,dan aku mata air lalai !"
lagi,biji tasbih kesemai-semai
tak lah digadai
sampai lengan maut melambai-lambai
HasanAl-bana




Tidak ada komentar:
Posting Komentar